28
Jul

5 Tips Membuat Penampungan Air Sederhana di Musim Hujan

5 Tips Membuat Penampungan Air Sederhana di Musim Hujan

Arsitek Indo Kontraktor | Jasa Arsitek dan Kontraktor  – Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan sudah memasuki masa musim hujan pada bulan November. Sementara pada Desember mendatang, sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hampir seluruh wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intesitas 150-200 mm sampai 400-500 mm. Membuat penampungan air hujan di rumah adalah salah satu langkah yang tepat. Proses mengumpulkan dan menyimpan air hujan ke dalam media waduk atau tangki. Beberapa metode sederhana ini dapat membantu kamu memiliki penyipanan air yang banyak sehingga, tak perlu khawatir bila kemarau datang. Cara penampungan air sederhana inipun sudah sering dipakai para petani untuk mencegah tanaman mereka dari kekeringan. Yuk simak 5 Tips Membuat Penampungan Air Sederhana di Musim Hujan

1. Terapkan Teknik Biopori

tips membuat penampungan air hujan

Tips penampungan air yang pertama adalah dengan membuat biopori di tiap sudut rumah. Cara membuat biopori cukup mudah yaitu, seperti membuat lubang-lubang yang diisi dengan dedaunan kering sehingga, menjadi daerah serapan. Biopori ini akan menyimpan air saat hujan turun karena langsung terserap ke dalam lubang-lubang biopori dan tidak sampai menimbulkan genangan bahkan banjir.

Dalam memilih area atau lahan yang dijadikan biopori, sebenarnya tidak ada ketentuan khusus. Namun, sebaiknya di sekitar area yang sering terdapat genangan air saat hujan, tempatkan beberapa lubang biopori. Selain itu, tempatkan pula lubang biopori pada area yang datar di sudut – sudut rumah. Pastikan kondisi tanahnya cukup stabil, sehingga bisa menampung air hujan dalam jumlah yang banyak.

2. Menyediakan Bak Khusus Penampungan Air

tips membuat penampungan air hujan

Selain membuat biopori kau juga bisa menyediakan bak khusus penampungan air hujan. Air hujan berguna untuk dimanfaatkan sebagai air penyiram tanaman, mencuci mobil, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya. Sebaiknya  air hujan diendapkan terlebih dahulu atau disaring dengan filter khusus agar tetap terjaga kebersihannya.

READ  Manisnya 5 Item Dekorasi Ini Buat Kamar Anak Lebih Ceria dan Nyaman

3. Memasang Rainwater Utilization System

tips membuat penampungan air hujan

Penerapan rainwater utilization system tidak hanya bisa diterapkan di rumah saja, tetapi pada semua bangunan. Sebab, sistem ini dapat mengolah air hujan melalui serangkaian tahap mulai dari menampung dengan tandon air, kemudian dialirkan melalui pipa khusus. Lalu, disimpan dalam bak lain untuk dimanfaatkan ketika musim kemarau. Biasanya, selalu terdapat filter di setiap tahapannya, sehingga air cukup aman untuk dikonsumsi. Filter – filter ini mesti dicek dan dibersihkan secara berkala untuk menjaga kualitas air hasil tampungan.

4. Hindari Penggunaan Semen

tips membuat penampungan air hujan

Tips yang paling sederhana untuk membuat penampungan air hujan di rumah adalah dengan membuat area di sekitar rumah tidak tertutup oleh semen. Penutup dari semen bisa mengurangi tanah dalam menyerap air hujan. Dengan demikian, air akan lebih cepat terserap dan genangan air bisa dihindari.

5. Kelola Air Hujan Secara Bersama

tips membuat penampungan air hujan

Jika kamu rasa melakukan penampungan air hujan terlalu sulit untuk dilakukan sendiri, maka Sahabat 99 bisa bekerja sama dengan tetangga. Caranya dengan membuat sistem atau mekanisme penampungan air hujan yang komunal. Carilah lahan yang cukup luas di tengah-tengah rumah kalian dan pastikan area tersebut cukup terbuka. Lahan tersebut sebaiknya, mudah diakses. Bila perlu pasanglah jalur pipa hingga ke rumah-rumah agar air yang sudah ditampung bisa langsung dialirkan dan langsung dimanfaatkan oleh tiap individu dalam komunitas tersebut.

Semoga informasi diatas bermanfaat untukmu, ya!