24
Agu

Makna Atap Rumah Limas

Makna Atap Rumah Limas

Atap Rumah – Indonesia dikenal memiliki ragam kebudayaan, salah satunya tercermin pada rumah tradisional. Masing-masing provinsi memiliki rumah tradisional yang berbeda-beda. Setiap rumah tradisional memiliki filosofi dan makna tersendiri, termasuk rumah limas Sumatra Selatan.

Fakta Rumah Limas Sumatra Selatan

 

1. Rumah limas di Museum Negeri Sumatera Selatan

Rumah limas di Museum Negeri Sumatera Selatan

Salah satu rumah limas yang bisa kamu kunjungi berada di dalam kawasan Museum Negeri Sumatera Selatan. Rumah ini sudah dibangun sejak tahun 1830 dan sudah berkali-kali dipindahkan ke berbagai tempat sebelum akhirnya berhenti di museum. Para pengunjung berkesempatan untuk mengelilingi isi rumah limas dan berfoto menggunakan baju adat setempat.

 

2. Atap unik milik rumah limas

Atap unik milik rumah limas

Salah satu elemen yang menonjol pada rumah limas adalah desain atap yang dihias menggunakan ornamen bentuk simbar. Simbar ini tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tapi juga sebagai penangkal petir.

Masing-masing rumah limas memiliki jumlah simbar yang berbeda. Dua simbar melambangkan Adam dan Hawa, tiga simbar melambangkan matahari – bulan – bintang, empat simbar melambangkan sahabat nabi, sedangkan lima simbar melambangkan rukun Islam.

 

3. Rumah limas dibuat menghadap timur dan barat

Rumah limas dibuat menghadap timur dan barat

Rumah limas umumnya dibuat menghadap ke arah timur dan barat. Pemilihan arah hadap rumah adat limas ini berdasarkan filosofi yang berkembang di kalangan masyarakat. Arah timur berarti Matoari Edop, di mana matahari muncul dan melambangkan awal mula kehidupan manusia. Sedangkan arah barat berarti Matoari Mati, di mana matahari terbenam dan melambangkan akhir dari kehidupan.

 

4. Rumah limas sering disebut juga sebagai rumah panggung

Rumah limas sering disebut juga sebagai rumah panggung

Rumah limas sering disebut sebagai rumah panggung lantaran bagian bawahnya memiliki kolong. Bagian kolong ini umumnya digunakan untuk berkumpul bersama sebagai ruang keluarga, hingga melakukan kegiatan rumah tangga. Untuk naik ke pelataran rumah limas, ada tangga di sisi kanan dan kiri bangunan.

 

5. Rumah limas terdiri dari 5 tingkat

Masing-masing tingkatan yang ada pada rumah limas memiliki fungsi yang berbeda. Tingkat pertama atau pagar tenggalung adalah ruang terbuka yang digunakan untuk menyambut tamu pada saat upacara adat berlangsung.

Tingkat kedua atau jogan adalah area khusus para pria berkumpul. Pada tingkat ketiga atau kekijing, lantainnya agak lebih tinggi dan memiliki dinding pembatas. Tingkat ketiga ini digunakan untuk menerima para tamu ketika melangsungkan upacara adat

Rumah limas terdiri dari 5 tingkat

Tingkat keempat pada rumah limas biasanya digunakan untuk menerima tamu yang usianya lebih tua, serta kerabat dekat yang dihormati seperti dapunto dan datuk. Sedangkan tingkat kelima atau gegajah digunakan untuk menyambut tamu kehormatan serta menjadi pelaminan pengantin. Di sini ada sejumlah ruangan seperti pangkeng, amben tetuo, dan danamben.

Rumah limas ini memang memiliki tingkatan dan berjenjang dengan banyak kamar, tapi fungsinya bukan untuk membedakan kasta para penghuni rumah melainkan untuk menandakan kalau ada keluarga besar yang tinggal di sini.

 

6. Ukiran dan perabot pada rumah limas

Ukiran dan perabot pada rumah limas

Sebagai penanda kedudukan dan garis keturunan pemilik rumah limas, mereka menggunakan simbol atau kijing yang terdiri dari Raden / Masagus, Kemas, dan Kiagus. Untuk ukirannya ada yang bermotif guci, kulit kerang, dan naga. Beberapa di antaranya dipengaruhi oleh kebudayaan Cina yang berbaur di Sumatera Selatan.

Sedangkan furnitur yang digunakan di rumah limas umumnya dibuat menggunakan kayu jati dan tembesu. Sedangkan di dalam kamar tidur, kamu bisa menemukan kain bermotif songket pada kasur dan bantal.

 

Sekarang kamu sudah tahu tentang fakta dan makna yang ada pada rumah limas. Lalu, kapan mau mengunjungi langsung rumah limas yang mengagumkan ini?