19
Nov

Cara Membuat Pondasi Rumah Panggung

CARA MEMBUAT PONDASI RUMAH PANGGUNG

Cara Membuat Pondasi Rumah Panggung – Salah satu rumah tradisional adalah rumah panggung. Seperti yang sudah kita singgung sedikit banyak pada artikel-artikel sebelumnya tentang rumah panggung (Baca juga : Kelebihan Rumah Panggung). Kali ini kami akan memberikan beberapa cara membuat pondasi rumah panggung. Langsung saja simak ulasan kami berikut ini.

Cara Membuat Pondasi Rumah Panggung

  • Dengan menggunakan rumah panggung, Anda dapat menghindari bencana alam seperti banjir karena ketinggiannya yang lebih dari lingkungan sekitar.
  • Konstruksi rumah panggung juga dirancang agar bangunan dapat bergerak jika terkena gempa sehingga bangunan tidak akan rusak maupun rubuh.
  • Ruang kosong yang tercipta diantara bangunan dan pondasi tersebut dapat digunakan sebagai area resapan air yang optimal, seperti cara membuat lubang biopori atau penanaman rerumputan.
  • Kondisi rumah yang tidak langsung berhubungan dengan tanah memungkinkan terciptakan sirkulasi udara yang lebih bagus.
  • Rumah panggung juga menegaskan zonasi ruang antara ruang privat seperti kamar tidur dengan ruang publik seperti ruang tamu.

Seperti rumah pada umumnya, rumah panggung juga perlu disokong dengan pondasi yang kuat sebagai penopang bangunan. Pondasi rumah panggung memiliki bentuk yang beragam, ada yang berupa penampang segitiga besar, penampang lingkaran, penampang segienam berundak dan juga penampang belah ketupat. Namun jenis yang biasa digunakan adalah penampang lingkaran karena dianggap lebih sederhana dan menghemat biaya. Pondasi rumah panggung biasanya menggunakan jenis pondasi rumah berupa pondasi setempat. Dalam proses pembuatan pondasi setempat terbagi menjadi empat proses, yakni penggalian tanah pondasi, penulangan pondasi, pekerjaan bekisting dan yang terakhir adalah tahap pengecoran. Berikut ini adalah cara membuat pondasi rumah panggung, pondasi setempat yang dapat Anda lakukan.

  1. Pekerjaan Galian Tanah Pondasi

Pekerjaan galian tanah pondasi terbagi menjadi beberapa proses pekerjaan, yakni :

  • Pertama-tama adalah proses pekerjaan penggalian tanah. Proses ini harus dilakukan secara hati-hati. Sebelumnya Anda perlu menentukan terlebih dahulu dimensi pondasi serta kedalamannya supaya tidak terjadi kesalahan.
  • Untuk jenis tanah yang kurang baik, pembuatan tebing dinding galian tanah pondasi dibuat dengan menggunakan perbandingan 5:1. Sedangkan untuk tanah yang baik dapat dibuat dengan perbandingan 1 : 10.
  • Lebar dasar galian tanah dibuat lebih lebar dari ukuran pondasi yang digunakan.
  • Ingatlah bahwa semua galian tanah harus ditempatkan diluar area pekerjaan supaya tidak mengganggu proses kerja.
  1. Pekerjaan Penulangan Pondasi

Pekerjaan penulangan pondasi terbagi menjadi beberapa proses pekerjaan, yakni :

  • Pertama-tama Anda perlu mengukur terlebih dahulu panjang masing-masing tualangan yang digunakan dari ukuran pondasi setempat Anda.
  • Dalam mendesain pondasi, jangan lupa perhitungkan bentuk tipe tulangan yang ada pada pondasi setempat tersebut.
  • Tipe tulangan tersebut lalu dirakit dengan kawat agar tidak terlepas satu sama lain.
  • Selanjutnya tulangan tersebut dipasang pada pondasi. Letakan secara tegak lurus pada permukaan tanah dengan menggunakan bantuan waterpass.
  • Pastikan rakitan tulangan Anda tidak bersentuhan langsung dengan dasar tanah. Sisakan jarak sebesar 40 mm antara tulangan dengan tanah dengan menggunakan pengganjal yang terbuat dari batu kali. Letakan pada setiap ujung sisi tulangan agar tulangan tidak menjadi karat.
  • Setelah tulangan sudah diletakan dengan benar, maka Anda dapat melakukan proses pengecoran.
  1. Pekerjaan Bekisting

Pekerjaan bekisting terbagi menjadi beberapa proses pekerjaan, yakni :

  • Bagian bekisting yang dibuat adalah tiang yang difungsikan sebagai penyambung antara kolom dengan pondasi.
  • Agar balok beton yang dihasilkan tidak melengkung, maka jarak sumbu tumpuan bekisting haruslah sesuai dengan persyaratan yang ada.
  • Pada bentuk beton yang akan di cor, letakan papan cetakan yang dibentuk dengan baik dan ditunjang dengan tiang agar selalu tegak lurus.
  • Pastikan papan cetakan tidak ada kebocoran. Kalau bisa berikan paku antara papan tersebut supaya tidak retak.
  1. Pekerjaan Pengecoran

Pekerjaan pengecoran pondasi terbagi menjadi beberapa proses pekerjaan, yakni :

  • Pertama-tama Anda buat terlebih dahulu kotak takaran dengan perbandingan material dengan menggunakan ember.
  • Siapkan bahan-bahan yang digunakan untuk proses pengecoran seperti semen, pasir, split, air secukupnya dan alat-alat lainnya.
  • Buatlah adukan pasta dengan bantuan mixer menggunakan perbandingan 1:2:3 antara pasir, semen dan split. Campur ketiganya sampai merata dan keringkan. Baru setelahnya tambahkan air secukupnya.
  • Setelah bahan tercampur dengan sempurna, masukan bahan tersebut ke dalam mixer, balikan dan tuang kedalam kotak spesi.
  • Hasil pengecoran kemudian dituang ke dalam lubang galian tanah dengan menggunakan sendok spesi. Masukan sampai ke dalam bahkan hingga ke celah-celah tulangan. Diamkan cor tersebut hingga mengering.
Terima kasih sudah mengunjungi website kami, salam sukses untuk para pembaca 🙂

JASA ARSITEK DAN KONTRAKTOR  merupakan solusi bagi Anda yang ingin membangun rumah hunian, kost ekslusif, apartemen atau bangunan lainnya. Konsultasi Gratis KLIK DISINI. Hubungi kami di  WA : 0857 4300 6666